Bakar Ban, Massa HMI Paksa Merangsek Masuk Kantor KPU RI

Berita Terbaru

Sindoberita.co – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memaksa memasuki Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka pun sempat membakar ban hingga menimbulkan kemacetan.

Dari pantauan Sindoberita.co di lokasi, peserta aksi berkumpul di depan Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat sejak pukul 15.45 WIB. Sejumlah aparat kepolisian pun tampak berjaga di tengah-tengah aksi tersebut.

Di tengah-tengah aksi demonstrasi sekitar pukul 17.00 WIB perserta aksi tiba-tiba membakar ban hingga menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Imam Bonjol. Mereka memaksa memasuki Kantor KPU RI.

Kendati begitu, aparat kepolisian yang berjaga segera bergerak cepat untuk memadamkan api.

Salah satu orator yang berdiri di atas mobil komando mengatakan aksi demonstrasi tersebut. Dilakukannya sebagai bentuk penyampaian aspirasi dari rakyat mendesak untuk mengusut penyebab meninggalnya ratusan petugas KPPS. Mereka pun turut membawa keranda bertuliskan ‘Tragedi Pemilu 2019’ dan melakukan tabur bunga di depan Kantor KPU RI sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya ratusan petugas KPPS.

“Kami mendesak pemerintah membentuk tim pencari fakta atas meninggalnya 500 petugas. KPPS dan polri atas tragedi Pemilu 2019,” ujar orator di atas mobil komando

Bendera hitam dan bendera Palestina bertuliskan lafadz “Lailahaillallah” berkibar di tengah-tengah kerumunan massa aksi di Kantor Bawaslu Jatim Jalan Tanggulangin, Surabaya.

Selain itu  juga ada bendera Front Pembela Islam (FPI). Dan beberapa poster yang bertuliskan: “Pemilu berdarah 554 orang KPPS meninggal dunia,” dan “Jangan sia-siakan nyawa para petugas penyelenggara pemilu”.

Hingga kini, orasi masih terus berjalan. Sejumlah orang perwakilan dari massa aksi diberi kesempatan bertemu dengan Bawaslu untuk menyampaikan aspirasinya.

Massa yang sebelumnya berdiri dengan mengibarkan bendera ormas juga bendera merah putih dipersilakan untuk duduk.

Aksi yang dilakukan gabungan berbagai ormas di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Berimbas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *