Bercak Sperma Ungkap Perkosaan Guru Cantik Di China

Bercak Sperma Ungkap Perkosaan Guru Cantik Di China

Berita Terbaru Wohoo

Bercak Sperma Ungkap Perkosaan Guru Cantik Di China. Sering kali pelaku pembunuhan dan pemerkosaan lepas dari jeratan hukum karena kurang cukup bukti ditambah tidak ada saksi.

Tapi kini, dengan makin canggih alat-alat kedokteran juga makin modern untuk mengotopsi jasad korban.

Pelaku dapat dengan mudah dicari Khususnya pelaku pemerkosaan yang menyisakan sperma di bagian intim korban.

Dengan pemeriksaan DNA, ahli otopsi dapat dengan mudah mengidentifikasi pelaku berdasarkan jenis kelamin, warna kulit bahkan dengan data KTP(Kartu Tanda Penduduk),
data dapat digalihkan dengan lebih spesifik.

Seperti kasus pemerkosaan dan pembunuhan  kepada wanita cantik satu ini.

Ilustrasi jasad wanita cantik.

Tahun 1991 di Kota Jiaozuo, Provinsi Henan, China wanita bernama Wei diperkosa hingga meninggal dan jasadnya dibuang kedalam Sumur.

Wei merupakan wanita cantik yang berprofesi sebagai guru SD yang berasal dari Desa Hewan, Kotapraja Wuliyuan, Kabupaten Xiuwu.

Saat itu, Wei mengendarai sepeda motor untuk membawa anak laki-lakinya ke dokter, sekaligus membelikan baju untuk anak perempuan nya

Namun tak disangka hingga malam hari ia tidak kunjung pulang ke rumah.

Suami Wei, Cao Dashan, dan kakak laki-lakinya kemudian mencoba mencari Wei.

Di tengah perjalanan, ada orang yang memberitahu mereka bahwa didekat sumur desa ada motor yang tergeletak.

Setelah itu dia tiba di lokasi dan menyenter bagian dalam sumur, suami Wei menemukan anak laki-lakinya sudah mengambang di sana.

Tubuh Wei pun kemudian ditemukan tanpa sehelai baju pun di tubuhnya.

Setelah melalui pemeriksaan pendahuluan, tim forensik menemukan bahwa kedua tengkorak kepala mengalami keretakan dan didalam tubuh Wei juga ditemukan ada sperma.

Melihat kondisi tempat kejadian, kemungkinan pelaku menyeret Wei dan anak laki-lakinya dari jalan ke lokasi, lalu memperkosa Wei dan kemudian melemparkan keduanya ke dalam sumur.

Polisi memang berhasil menangkap 48 orang yang diduga kuat sebagai pelaku.

Namun sayang, dengan kurangnya bukti meski setelah melalui proses penyelidikan panjang pun, polisi tak dapat melanjut kasus tersebut dan ditunda.

Waktu itu belum modern, ilmu pengetahuan dan teknologi belum semaju saat ini, juga  belumditemukan cara pemeriksa DNA.

Namun, deputi polisi yang bernama Fan Xinhe dan dokter forensik yang bernama Wang Weihua, berinisiatif untuk menyimpan bukti forensik kasus ini.

Akhirnya, setelah 25 tahun barang bukti yang disimpan itu menyimpan teka-teki itu terkuak

48 orang terduga pelaku kemudian perlahan mulai diperiksa kembali.

Ada beberapa dari mereka bahkan sudah meninggal.

Selama satu tahun, pemeriksaan ini pun belum membuahkan hasil, namun mereka tetap tidak menyerah.

Hingga pada tahun2006, Fan Xinhe menerima laporan bahwa hasil DNA mengara pada seorang kakek berusia 75 tahun bermarga Shi.

Tapi setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata penampilannya berbeda dengan orang yang dicurigai dulu.

Setelah diintrogasi, akhirnya diketahui bahwa saat kejadian, laki-laki tersebut sedang berkunjung ke sana untuk menemui anaknya Shi jiazou.

DNA yang menjadi barang bukti cocok 99.9999% dengan DNA Shi Jiazou.

Akhirnya fakta terkuat, saat itu mereka beramai-ramai memperkosa Wei.

Wei dikenal sebagai guru cantik yang disukai banyak orang.

Bahkan saat melakukan itu, seorang kakek yang juga tetangga Wei juga turut sera dalam aksi bejat tersebut.

Meski pelaku sudah meninggal, dan sedikit telat. paling tidak dengan kemajuan teknologi akhirnya misteri sperma itu terungkap.

(Visited 153 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *