Bikin Miris Seorang Siswi SMP Diperkosa Saat Haid

Bikin Miris Seorang Siswi SMP Diperkosa Saat Haid

Berita Terbaru Wohoo

Bikin Miris Seorang Siswi SMP Diperkosa Saat Haid. Siswi SMP Barlind School berinisial SY(15) diduga diperkosa sebelum dibunuh. SY ditemukan tewas disemak-semak di Jalan Djamin Ginting KM 14 Lingkungan II Sidomulyo, medan  Tuntungan,  persisnya di sebelah Rajawali Futsal.

Korbanyang diketahui tinggal diperumahan Milala Tengah, Simpang Gardu, Pancur Batu ini disebut-sebut diperkosa sebelum dibunuh.

Korban diperkosa dalam kondisi datang bulan atau haid. Di punggung korban ditemukan pembalut bernoda darah.

“Pasti korban diperkosa sama pelakunya. Dan saat di perkosa, korban datang bulan karena di punggungnya ditemukan pembalut wanita yang ada noda darahnya,” kata salah satu seorang warga Jalan Djamin Ginting Km 14, Lingkungan II, Desa Sidomulyo, Medan Tuntungan.

Warga juga menduga jika korban dan pelaku sempat duduk ngobrol disekitar lokasi. Pasalnya, disana terlihat daun yang dijadikan alas duduk di tanah.

“Korban masih berontak saat diperkosa pelaku. Karena takut korban teriak, mungkin pelaku langsung menikam leher korban pakai pisau. Sebelum kabur pelaku memakaikan kembali celana pendek korban,” imbuhnya.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna belum bisa memastikan apa motif pembunuhan korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah korban mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh.

“Masih terus kita selidiki. Saksi-saksi termasuk  orang tua korban sedang kita periksa terus .Kita tunggu hasil keterangan dari pihak rumah sakit apakah ada tanda-tanda kekerasan seksual atau tidak,” kata Wira.

Korban pertama kali ditemukan oleh Yusnilawati (50), pedagang es kepala yang tak jauh dari lokasi. melihat itu saksi mata langsung melapor ke pala lingkungan setempat dan pihak kepolisian.

“Saat saksi mata menemukan, korban mengenakan kemeja warna biru kotak, dan dasar putih (baju sekolah SMP Barlin School). Ciri-cirinya rambut panjang lewat seleher, kulit putih, menggunakan tas berisi buku pelajaran,” Ungkap Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

Mardiaz menambahkan , di tubuh korban terdapat pisau yang menancap di leher sebelah kiri dengan gagang warna hitam. Dan korban juga luka pada jari kiri.

“Untuk motifnya masih dalam penyelidikan kita, beberapa orang saksi sudah kita mintai keterangan,” Kata Mardiaz.

(Visited 175 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *