Honda Sempat Merancang Pesaing Calya dan Sigra

Otomotif

Sindoberita – Sejak hadir tujuh tahun lalu, Honda Brio dilahirkan sebagai mobil perkotaan dengan kapasitas lima penumpang. Tapi, Honda Indonesia pernah merancang generasi terbarunya dengan kapasitas bangku yang lebih banyak.

Seperti yang disampaikan Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy. Dia mengaku, sejak Low Cost Green Car diisi model tujuh penumpang, pasarnya sempat ramai. Maka Brio, sempat direncanakan jadi tiga baris tempat duduk.

“Awalnya, Brio baru dirancang untuk pasar Indonesia saja. Tapi dalam pengembangan, kami sempat berpikir seven seater, karena sedang ramai,” ujarnya di Sentul, Jawa Barat, Kamis 21 Maret 2019.

Namun setelah studi, produsen mobil berlogo H tersebut mengurungkan niat menjadikan Brio generasi kedua seperti Toyota Calya, Daihatsu Sigra atau Datsun GO+. Menurut Jonfis, dari hasil riset, orang lebih membutuhkan lima penumpang dan bagasi besar di kelas Brio.

“Mobil sekecil ini, kalau dibuat seven seater apakah benar-benar bisa dipakai (baris ketiganya). Kalau buat tiga baris, artinya akan mengorbankan bangku kedua (ruang kaki). Jadi, Brio baru kami ubah di bangku kedua tetap lega dan bagasinya diubah lebih besar,” tuturnya.

“Kalau mau tiga baris, ya Mobilio saja. Jadi, kami lihat bagaimana konsumen beraksi terhadap mobil seperti itu. Apakah benar, mereka pakai seven seater atau five seater,” kata dia menambahkan. (ang)

 

 

 

 

 

 

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *